SELAMAT DATANG DI WEBSITE PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BIAK NUMFOR

Di Awal Tahun Bupati Langsung Mengumpulkan Petugas Kebersihan

KPDE Biak Numfor

Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dan masyarakatnya bolehlah berbangga karena dalam dua tahun berturut-turut mendapat Piala Adipura sebagai kota kecil terbersih di Indonesia. Agar prestasi kebersihan itu tetap disandang oleh Kabupaten Biak Numfor di tahun ini, maka diawal kerjanya Bupati Biak Numfor Thomas A.E. Ondy, SE langsung mengumpulkan petugas kebersihan di Sasana Krida, Senin 4 Januari 2016.

Dalam pertemuan ini, Bupati Ondy menjelaskan telah membuat strategi baru agar kebersihan di Kota Biak semakin meningkat, yakni mulai tahun ini petugas kebersihan akan dibagi ke kelurahan di Biak yang berjumlah 9 kelurahan. Petugas kebersihan dibagi berdasarkan domisili terdekat dengan kelurahan, sebagai contoh petugas yang tinggalnya di Mandala maka akan ditugaskan di Kelurahan Mandala, atau yang berdomisi di Burokub maka akan ditugaskan di Kelurahan Burokub dan seterusnya. Begitupun upah petugas kebersihan juga diserahkan ke masing-masing kelurahan.

Strategi ini diambil Bupati Ondy, selain agar petugas lebih dekat dengan wilayah kerjanya, juga untuk mengurangi biaya transportasi dan pihak Pemda lebih mudah dalam pengawasannya. Setelah dibagi ke kelurahan, maka kepada petugas kebersihan diwajibkan menyerahkan foto ke kelurahan agar absen tidak bisa direkayasa atau diwakilkan kepada orang lain. Jika ada petugas yang tidak masuk, maka upah akan dipotong.

Disamping itu, Bupati Ondy menegaskan jika ada petugas kebersihan yang ketahuan mabuk saat kerja, maka dirinya langsung memecat petugas yang bersangkutan. Namun disisi lain, Bupati juga memberi penghargaan kepada petugas kebersihan yang bekerja baik, hal ini ditunjukkan dengan keberhasilan Biak meraih Piala Adipura, sehingga pada tahun ini pihaknya menaikkan honor petugas kebersihan menjadi Rp. 1.700.000,- dari yang sebelumnya sebesar Rp. 1.300.000,-.

Bupati Ondy memandang perlu bertemu dengan petugas kebersihan, karena penilaian Adipura dimulai dari Bulan Januari ini sehingga petugas kebersihan harus diberi arahan sekaligus motivasi agar bekerja lebih baik lagi. Pasalnya, hingga kini belum semua masyarakat Biak Numfor sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan, hal ini dapat dilihat masih adanya masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

Strategi lainnya, kata Bupati, bahwa mulai tahun ini selain petugas kebersihan juga akan ada petugas khusus untuk pembabatan dan pertamanan. Jadi mereka ini tiap hari tugasnya hanya membabat rumput dipinggir-pinggir jalan, dan petugas pertamanan bertugas untuk merawat tanaman dan bunga ditaman-taman Kota Biak sehingga mereka bekerja lebih focus dan memiliki tanggung jawab pada tugas masing-masing.

Dalam kesempatan ini, salah satu perwakilan petugas kebersihan menjelaskan kepada Bupati Ondy, bahwa petugas kebersihan tidak saja datang dari Kota Biak, namun juga ada dari Distrik Biak Timur, Biak Utara dan Biak Barat sehingga mereka sering telambat masuk kerja. Melihat kondisi ini, Bupati Thomas Ondy berencana pengadaan bus mini yang nantinya setiap pagi menjemput petugas kebersihan dan petugas kesehatan yang kebetulan tinggal di distrik-distrik tersebut. (danang sadana)

Suara Warga

Stefan: Dear Admin. Websitenya sudah bagus. Mungkin tambahan untuk bagian pengaduan masyarakatnya belum leng
Octavianus Mangge: Penyediaan Lpse oleh Pemda Biak Numfor ini,merupakan suatu langkah maju di Kabupaten Biak Numfor dim

Tulisan Terbaru