SELAMAT DATANG DI WEBSITE PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BIAK NUMFOR

Menteri Yembise Kunjungi Sekolah dan Yayasan di Biak

KPDE Biak Numfor

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Prof. Dr. Yohana Yembise dalam dua hari, Jumat dan Sabtu (22-23/1) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Biak Numfor. Di hari pertama, Menteri asli orang Biak ini mengunjungi dua sekolah, yakni di SD YPK (Sekolah Dasar Yayasan Pendidikan Kristen) IV Korer Sburia, Kampung Swadibo dan ke SMA YPK 1 Biak yang beralamat di Ridge Biak selain berkunjung ke Yayasan Pancasila.

Dalam kunjungannya ini, Menteri Yohana disambut oleh Setda Kabupaten Biak Numfor Andreas Msen, SE, Istri Bupati Biak Numfor Ny. Thomas Ondy, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan PKK Kabupaten Biak Numfor, Friet Senandi, Kepala Dinas Pendidikan Biak Numfor, Lot Jensenem dan sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Biak Numfor.

Di dua sekolah ini, Yohana Yembise langsung disambut oleh Kepala sekolah, para guru dan para siswa di sekolah tersebut. Saat bertemu Kepala Sekolah SD YPK IV Korer Sburia, Meyer Maxie Toreh dan para guru, Menteri Yembise menegaskan, Kabupaten Biak Numfor harus menjadi kabupaten layak anak dan pemberdayaan perempuan. Dalam kesempatan ini, Menteri Yembise juga menyerahkan sejumlah dana dan alat permainan anak yang diterima oleh Kepala Sekolah SD YPK Korer Sburia.

Kemudian, Menteri Yembise didampingi Setda Biak Numfor dan para pejabat lainnya menuju SMA YPK 1 Biak yang letaknya hanya sekitar 4 kilo meter kearah barat. Disini pun sang Menteri langsung disambut oleh Kepala sekolah, guru dan para siswa kemudian menuju Aula sekolah tersebut. Mereka nampak bangga karena menteri yang satu ini merupakan asli orang Biak. Di sini, Menteri Yembise mengatakan, bahwa SMA YPK 1 Biak merupakan sekolah yang cukup tua di Biak bahkan di Papua, dan telah mencetak banyak pejabat dan tokoh terkemuka di Papua. Untuk itu, para pelajar di Biak harus menjadi generasi yang unggul sehingga siap dengan perubahan-perubahan global.

Menteri Yembise menjelaskan, bahwa Presiden RI juga telah memerintahkan agar tidak ada lagi kekerasan atau buli di dunia pendidikan di Negeri ini. Disamping itu, menteri ingin pemerintah tidak diskriminasi di sekolah swasta maupun negeri, karena setiap anak memiliki hak sama dalam mendapatkan pendidikan sehingga Negara harus melindunginya. 

Dari SMA YPK 1 Biak, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melanjutkan kunjungannya ke Yayasan Pancasila. Kemudian keesokan harinya, Menteri Yembise rencananya akan melakukan dialog interaktif di RRI, dan akan melakukan pertemuan dengan ibu-ibu PKK di Kampung Wardo, Biak Barat yang merupakan kampong asal dari Menteri Yembise. (danang sadana)

Suara Warga

Stefan: Dear Admin. Websitenya sudah bagus. Mungkin tambahan untuk bagian pengaduan masyarakatnya belum leng
Octavianus Mangge: Penyediaan Lpse oleh Pemda Biak Numfor ini,merupakan suatu langkah maju di Kabupaten Biak Numfor dim

Tulisan Terbaru